Bandar Lampung_ Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mulai mengintensifkan pengawasan terhadap kondisi jembatan penyeberangan orang (JPO) yang mengalami kerusakan di sejumlah titik.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandar Lampung, Socrat Pringgodanu, mengatakan Wali Kota Bandar Lampung telah menginstruksikan jajarannya untuk mengecek seluruh kondisi JPO dan mengusulkan rehabilitasi terhadap fasilitas yang dinilai sudah tidak layak.
“Bu Wali Kota sudah memerintahkan kami untuk melakukan pengecekan dan mengajukan rehabilitasi bagi JPO yang memang sudah layak diperbaiki,” kata Socrat, Senin, 29 Juni 2026.
Ia menjelaskan, pemeliharaan maupun rehabilitasi JPO menjadi tanggung jawab pihak ketiga. Namun, fungsi pengawasan tetap berada di bawah kendali Pemerintah Kota melalui Dinas Perhubungan.
Menurut Socrat, perbaikan telah dilakukan secara bertahap dalam beberapa bulan terakhir, meski belum menyeluruh.
“Memang belum rehabilitasi total. Tetapi untuk bagian-bagian yang rusak seperti tangga yang berkarat, berlubang, atau ada komponen yang hilang, sudah kami minta untuk diperbaiki,” ujarnya.
Dishub, lanjut Socrat, secara rutin melakukan pemantauan di lapangan. Setiap ditemukan kerusakan yang berpotensi membahayakan pengguna, pihaknya langsung berkoordinasi dengan pengelola JPO agar segera dilakukan perbaikan.
“Kalau petugas kami menemukan ada yang bolong atau membahayakan, langsung kami kirim surat kepada pihak ketiga untuk segera ditindaklanjuti,” jelasnya.
Berdasarkan data Dishub, terdapat sekitar sembilan hingga sepuluh JPO yang tersebar di Kota Bandar Lampung.
Meski demikian, pihaknya tidak menunggu pendataan secara keseluruhan sebelum melakukan tindakan. Perbaikan dilakukan berdasarkan hasil pemantauan di lapangan.
Socrat menegaskan, apabila surat teguran pertama tidak direspons, Dishub akan kembali melayangkan surat hingga pihak ketiga memenuhi kewajibannya.
“Kalau belum disikapi, kami kirim surat lagi. Kalau hasil perbaikannya belum sesuai, kami minta diperbaiki kembali. Yang terpenting pelayanan dan keselamatan masyarakat harus tetap berjalan,” tegasnya.















