Berita

Pejabat Pemkot Balam Lomba Tarik Tambang Di Hari Kartini

13
×

Pejabat Pemkot Balam Lomba Tarik Tambang Di Hari Kartini

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bandarlampung- Suasana halaman Kantor Pemerintah Kota Bandarlampung, Selasa, (21/4/2027), mendadak berubah riuh. Bukan karena demonstrasi atau rapat darurat, melainkan karena gelak tawa dan sorak-sorai yang pecah saat para pejabat eselon II hingga Wali Kota Eva Dwiana “terjerembab” demi memeriahkan peringatan Hari Kartini.

Peringatan tahun ini memang tampil beda. Jika paginya dibuka dengan upacara khidmat penuh keanggunan kebaya, siangnya berubah menjadi ajang unjuk sportivitas yang mengocok perut.

Puncak kemeriahan terjadi saat perlombaan tradisional dimulai. Salah satu momen yang paling mencuri perhatian adalah lomba terompah panjang. Tak tanggung-tanggung, para pejabat eselon II yang biasanya tampil necis dalam balutan jas, harus rela jatuh bangun demi mencapai garis finis.

“Tidak sedikit pejabat yang terjerembab saat melangkah di atas terompah. Tapi justru di situ serunya, semangat mereka tetap menyala meski di bawah sengatan terik matahari,” ujar salah satu penonton di lokasi.

Keseruan semakin memuncak saat lomba tarik tambang. Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana—atau yang akrab disapa Bunda Eva—turun langsung ke lapangan.

Tanpa canggung, ia ikut menarik tali bersama para pegawai, menunjukkan bahwa semangat Kartini bukan hanya soal keanggunan tapi juga kekuatan dan kebersamaan.

Sebelum “kekacauan” menyenangkan di arena lomba dimulai, suasana pagi berlangsung sangat elegan. Ribuan ASN perempuan tampil anggun mengenakan berbagai corak kebaya yang memperkuat identitas budaya lokal.

Hanya personel dari Damkarmat, BPBD, dan Satpol PP yang tetap siaga dengan seragam dinas mereka, menciptakan perpaduan visual yang unik antara kelembutan budaya dan ketangguhan tugas teknis.

Dalam amanatnya, Bunda Eva membacakan pidato tertulis dari Wakil Presiden RI, Ibu Selvi Gibran Rakabuming. Ia menekankan bahwa Kartini modern harus mengambil peran vital dalam pembangunan bangsa.

“Semangat RA Kartini tetap menjadi kompas moral. Kita ingin menunjukkan bahwa perempuan Bandar Lampung punya peran penting, tidak hanya dalam pelayanan publik, tapi juga sebagai penggerak ekonomi dan penjaga budaya,” tegas Bunda Eva.

Kepala Dinas PPPA Kota Bandar Lampung, Maryamah, mengungkapkan bahwa rangkaian lomba ini adalah bentuk apresiasi nyata bagi kaum perempuan di birokrasi.

“Ini bukan sekadar agenda rutin, tapi sarana mempererat kebersamaan dan mengangkat marwah budaya lokal dalam kegiatan formal,” pungkas Maryamah.

Peringatan Hari Kartini 2026 di Bandar Lampung sukses membuktikan satu hal perempuan hebat adalah mereka yang bisa tampil anggun saat bekerja, namun tak ragu “berkeringat” dan tertawa lepas demi membangun kebersamaan. (red)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *