Berita

Polemik Seleksi Paskibra Kecamatan Jati Agung, Camat Bungkam Soal Rekomendasi

5
×

Polemik Seleksi Paskibra Kecamatan Jati Agung, Camat Bungkam Soal Rekomendasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JATI AGUNG — Seleksi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) se-Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, menuai polemik. Panitia seleksi sebelumnya mengklaim seluruh tahapan tahun 2026 telah dilaksanakan sesuai petunjuk teknis dan mengantongi rekomendasi camat. Rabu ( 29/04/26)

Namun, setelah dikonfirmasi awak media melalui telepon WhatsApp Rizwan Efendi selaku Camat Jati Agung terkait kebenaran rekomendasi tersebut, tidak ada respons hingga berita ini diturunkan.

Kepsek: Undangan Tak Merata, Hanya Satu Sekolah Lolos

Sorotan muncul dari salah satu kepala sekolah di Kecamatan Jati Agung.

Ia menyebut panitia hanya menunjuk salah satu sekolah, padahal undangan seleksi seharusnya terbuka untuk seluruh SMA/SMK se-Kecamatan Jati Agung sesuai mekanisme.

“Pihak panitia seleksi Paskibra hanya menunjuk salah satu sekolah, sedangkan seharusnya undangan untuk seleksi tersebut untuk se-Kecamatan Jati Agung tingkat SMA/SMK ,” ujar kepala sekolah yang enggan disebutkan namanya.

Salah satu Kepala sekolah saat ditemui awak media, mengatakan ; undangan itu sudah disampaikan ke Kecamatan Jatiagung oleh pihak Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Lampung Selatan, dan seharusnya sudah sampai ke SMA/SMK se-Kecamatan Jati Agung.

“Kenapa undangan sudah sampai ke Kecamatan Jatiagung tetapi tidak diteruskan atau diberitahukan ke sekolah SMA/SMK se-Kecamatan Jati Agung, tapi mengapa hanya satu sekolah saja yang yang diundang untuk siswanya menjadi wakil Paskibra Kecamatan Jati Agung,” ungkap nya

” Pihak Kesbangpol Lampung Selatan pun sudah mengatakan bahwa rapat persiapan sebelum seleksi sudah diberitahukan, serta surat rekomendasi juga sudah ditangan camat , jadi pihak Kesbangpol telah melakukan sesuai juknisnya,” terang salah satu kepsek SMA di Jatiagung di ruang kerjanya, selasa (28 April 2026)

Ia pun sangat menyesali tindakan Camat Jatiagung yang tidak melakukan secara mekanisme ,kenapa hanya satu sekolah saja yang diberi rekomendasi untuk seleksi ke tingkat kabupaten .

“Saya berharap seleksi pemelihan siswa/siswi SMA/SMK tingkat kabupaten bisa di ulang kembali, karena menurut saya ini merugikan buat siswa/siswi saya yang ingin ikut seleksi paskibra ditingkat kabupaten, agar anak didik saya bisa menunjukan membawa nama harum sekolahnya, hingga bisa di tingkat nasional, menang atau kalah itu sudah biasa, tetapi ini sama saja kalah sebelum bertanding,” tegas kepsek kepada awak media

Seleksi Paskibraka tingkat kecamatan merupakan tahapan awal sebelum peserta terbaik dikirim ke seleksi kabupaten, harus Sesuai juknis, peserta wajib memenuhi syarat tinggi badan, kesehatan, akademik, serta mendapat rekomendasi dari sekolah dan pemerintah kecamatan.

Panitia tetap optimistis proses seleksi di Jati Agung berjalan transparan dan akuntabel, akan. tetapi ini bertolak belakang dengan hasil pelaksanaan tehnik di lapangan, Hasil seleksi nantinya akan diumumkan resmi oleh pihak kecamatan bersama Purna Paskibraka Indonesia. (Red/Tim)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *