Berita

Pemkot Bandar Lampung Gerak Cepat Carikan Sekolah Untuk Anak Tukang Rongsok

12
×

Pemkot Bandar Lampung Gerak Cepat Carikan Sekolah Untuk Anak Tukang Rongsok

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bandar Lampung_ Sempat tak mendapat bangku sekolah negeri karena kuota penuh, dua anak dari keluarga tukang rongsok di Way Kandis akhirnya dipastikan bisa bersekolah.

Dalam hal itu Pemerintah kota Bandar Lampung melalui Kecamatan Tanjung Senang bergerak cepat mencarikan sekolah hingga keduanya resmi diterima di SD Negeri 2 Way Kandis.

Kedua anak tersebut merupakan putra dari Sodikin, warga RT 6 Kelurahan Way Kandis yang sehari-hari bekerja sebagai tukang rongsok keliling.

Sebelumnya, keduanya tidak dapat diterima di SD Negeri 1 Way Kandis karena pendaftaran telah ditutup dan kuota peserta didik sudah terpenuhi.

Menindaklanjuti informasi adanya warga yang belum mendapatkan sekolah negeri, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Tanjung Senang, Ikka Rachmawati langsung bergerak mencari keberadaan kedua anak tersebut.

Pihak kecamatan kemudian mendata kedua calon siswa, berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung, sekaligus mencarikan sekolah negeri yang masih memiliki daya tampung. Hasilnya, kedua anak tersebut resmi diterima di SD Negeri 2 Way Kandis.

Tak hanya memastikan mereka memperoleh sekolah, pihak kecamatan juga membantu proses daftar ulang sehingga keduanya dijadwalkan sudah dapat mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Selasa (14/7/2026).

Plt Camat Tanjung Senang Ikka Rachmawati mengatakan langkah cepat tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Wali Kota Bandar Lampung agar tidak ada anak usia sekolah yang gagal mengenyam pendidikan di sekolah negeri.

“Begitu kami mendapat informasi ada warga yang belum diterima di sekolah negeri, kami langsung mencari keberadaan anak tersebut. Setelah didata, kami berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan akhirnya kedua anak itu diterima di SD Negeri 2 Way Kandis. Kami juga membantu proses daftar ulang sehingga besok mereka sudah bisa mengikuti MPLS,” kata Ikka,

Menurutnya, Pemerintah Kecamatan Tanjung Senang akan terus mengawal persoalan serupa apabila masih ditemukan anak usia sekolah yang belum memperoleh tempat belajar.

Ia menegaskan seluruh jajaran kecamatan siap berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk memastikan setiap anak mendapatkan haknya memperoleh pendidikan.

“Ini merupakan instruksi Ibu Wali Kota Bandar Lampung agar masyarakat bisa bersekolah di sekolah negeri. Karena itu, setiap ada laporan seperti ini akan kami tindak lanjuti secepatnya,” ujarnya.

Sebelumnya, kedua anak tersebut sempat tidak diterima di SD Negeri 1 Way Kandis karena kuota penerimaan peserta didik telah terpenuhi.

Saat media mendatangi pihak sekolah bersama Ketua RT. 06, Hendi dan berjumpa dengan Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 1 Way Kandis, Isdiana yang didampingi oleh operator sekolah, Tika untuk mendaftarkan anak tersebut, jawaban dari Kepsek sama saja tidak dapat menerima siswa tersebut karena telat daftar dan kuota penuh.

“Saya tidak bisa menerimanya karena ini sudah aturannya, kuota juga sudah penuh, sebab tiap sekolah maksimal satu kelas 28 siswa tidak boleh lebih, siapapun yang mendaftar sekarang walaupun anaknya presiden pun, saya gak bisa nerimanya karena sudah aturannya,” kata Kepsek.

Menurut Kepsek kalau sekolahnya melebihi kuota dapodik sekolah jadi kacau, karena sudah terkunci oleh pihak Disdik.

“Yang nentukan Disdik, Dapodiknya sudah terkunci sama Disdik, kalau melebihi kuota tidak terdaftar dapodik kita jadi kacau,” kata Kepsek.

Begitupun operator sekolah menyatakan bahwasanya aturan 1 lokal 28 siswa itu aturan dari Kementrian Pusat.

“Dari kementriannya 1 lokal 28 siswa itu sudah terkunci aturannya, meskipun instruksi Wali Kota pun untuk menerima siswa itu kami tidak bisa karena sudah aturan pusat,” ucapnya.

Namun saat ditanya apabila ada instruksi dan kebijakan dari Disdik untuk dapat menerima siswa tersebut baru pihak sekolah mengikuti instruksi Disdik.

“Kalau dari pihak Dinas Pendidikan ada kebijakan kami gak bisa berbuat apa-apa, ya kami ikuti,” tandasnya. (**)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *