Blog

Dinkes Antisipasi Penyebaran Virus HIV Di Kota Bandar Lampung

12
×

Dinkes Antisipasi Penyebaran Virus HIV Di Kota Bandar Lampung

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bandar Lampung–Khatulistiwa1972.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung telah meningkatkan upaya antisipasi, pencegahan, dan penanganan HIV/AIDS secara intensif, mengingat tingginya temuan kasus di daerah tersebut.

Berdasarkan data per Februari 2026, tercatat 333 warga positif HIV, menjadikan Bandar Lampung sebagai wilayah dengan temuan kasus terbanyak di Provinsi Lampung.

Tingginya angka temuan kasus HIV di Kota Bandar Lampung belakangan ini, merupakan indikator keberhasilan Dinas Kesehatan (Diskes) dalam membongkar fenomena penyakit menular (HIV) di tengah masyarakat Lampung

Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinkes menerapkan strategi dengan turun langsung ke berbagai lokasi

Hasilnya, capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk penapisan (screening) HIV melampaui target hingga lebih dari 119 persen.

Muhtadi A Temenggung,selaku kepala dinas kesehatan kota bandar Lampung menegaskan bahwa tingginya angka temuan justru menunjukkan keberhasilan , Kamis (11/3/2026).

“Capaian sudah di atas 100 persen, ini artinya risiko keberlanjutan penyebaran sudah bisa kita tangani.dan insya Allah kita atasi bersama,Ini salah satu bukti keseriusan kita memutus mata rantai penularan menuju target Eliminasi HIV 2030,” tegasnya.

Dalam pelaksanaan di lapangan, beliau memfokuskan screening terhadap delapan kelompok indikator SPM, yakni ibu hamil, penderita TBC, penderita Infeksi Menular Seksual (IMS).

Wanita Pekerja Seksual (WPS), Lelaki Seks Lelaki (LSL), waria, Pengguna Narkoba Suntik (Penasun), serta Warga Binaan .

Semakin cepat ditemukan, semakin cepat pula pasien mendapatkan akses pengobatan sehingga potensi penularan dapat ditekan lebih dini

Khusus ibu hamil, Dinkes menerapkan program Triple Eliminasi secara gratis. Setiap ibu hamil wajib menjalani screening HIV, sifilis, dan hepatitis guna mencegah penularan dari ibu ke bayi ujar beliau,

Kemudian, untuk layanan pengobatan, sebanyak 31 puskesmas di Bandar Lampung telah memberikan layanan Perawatan, Dukungan, dan Pengobatan

“Pasien yang rutin minum obat sesuai dosis dapat menekan jumlah virus dalam tubuhnya. Dengan kondisi tersupresi, virus tidak lagi mudah menular dan harapan hidup tetap panjang serta produktif,” tegasnya.

Kita juga memantau seperti tempat hiburan malam, Dinkes menggandeng lintas sektor, mulai dari Dinas Pariwisata, Dinas Sosial, Babinkamtibmas, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga komunitas Indonesia AIDS Coalition (IAC).

Pemkot Bandarlampung juga menjamin penuh kerahasiaan identitas pasien yang terindikasi,

Dinkes mengimbau pada dasarnya masyarakat tidak mudah terprovokasi berita hoaks. HIV tidak menular melalui pelukan, sentuhan, berbagi alat makan, obrolan, maupun penggunaan toilet umum.

“Penularan hanya terjadi melalui kontak darah, hubungan seksual tidak aman, serta dari ibu yang mengandung tandasnya. (Nilwan DP)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *