Berita

Brigjen Yustan Alpiani Ditunjuk Jadi Kapolda Lampung, Helfi Assegaf Mendapat Penugasan di Bareskrim Polri

52
×

Brigjen Yustan Alpiani Ditunjuk Jadi Kapolda Lampung, Helfi Assegaf Mendapat Penugasan di Bareskrim Polri

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

LAMPUNG – Jabatan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Lampung resmi memasuki babak baru. Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) Yustan Alpiani ditunjuk untuk menggantikan Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Helfi Assegaf, yang mendapat penugasan sebagai perwira tinggi (Pati) Bareskrim Polri di luar struktur organisasi.

Pergantian tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026.

Penunjukan Yustan Alpiani menjadi bagian dari rotasi dan penyegaran organisasi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), sebagai bagian dari dinamika penugasan dan pengembangan karier personel kepolisian.

Sebelum dipercaya memimpin Polda Lampung, Yustan menjabat sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat II di Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Lemdiklat Polri. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan kariernya di lingkungan institusi kepolisian.

Pergantian kepemimpinan ini menjadi perhatian tersendiri bagi masyarakat Lampung, mengingat peran strategis Polda dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan pelayanan yang profesional kepada masyarakat.

Kepemimpinan Kapolda yang baru diharapkan mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Provinsi Lampung.

Mutasi Juga Menyasar Dirlantas Polda Lampung

Selain pergantian Kapolda, rotasi jabatan juga menyentuh posisi Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Lampung.

Kombes Pol Muhammad Reza Chairul Akbar Sidio, yang sebelumnya menjabat sebagai Dirlantas Polda Sumatera Barat, ditunjuk untuk mengisi jabatan Dirlantas Polda Lampung.

Perubahan tersebut menjadi bagian dari rangkaian mutasi pejabat Polri yang tercantum dalam surat telegram Kapolri tersebut.

Dengan adanya pergantian sejumlah pejabat strategis ini, masyarakat diharapkan dapat merasakan peningkatan kualitas pelayanan kepolisian, khususnya dalam bidang keamanan, penegakan hukum, serta pelayanan lalu lintas.

Rotasi jabatan di tubuh Polri merupakan bagian dari dinamika organisasi. Tantangan selanjutnya adalah bagaimana kepemimpinan baru mampu menerjemahkan amanah tersebut menjadi kinerja nyata, profesionalisme, dan pelayanan yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kehadiran pemimpin baru di Polda Lampung diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kepercayaan publik serta menjaga Lampung tetap aman, tertib, dan kondusif. (**)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *