Berita

Khairul Khitam : Drainase di Jalan P. M Noer Sumur Putri Mati Total, Sampah Menumpuk dan Bangli Berjejer di Atas Trotoar

4
×

Khairul Khitam : Drainase di Jalan P. M Noer Sumur Putri Mati Total, Sampah Menumpuk dan Bangli Berjejer di Atas Trotoar

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bandar Lampung, 26 Oktober 2026 – Ketua Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (DPC PWDPI) Kota Bandar Lampung, Khairul Khitam, menyoroti keras kondisi drainase dan saluran air di Jalan Pangeran Emir M. Noer, Kelurahan Sumur Putri, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung.

Hasil investigasi lapangan yang dipimpin langsung Ketua Khairul Khitam menemukan fakta yang sangat memprihatinkan dan terlihat jelas secara kasat mata.

1. DRAINASE TERSUMBAT SAMPAH PARAH

Saluran drainase primer yang lebarnya lebih dari 1 meter, kini tertutup sampah domestik, plastik, kayu, dan lumpur hitam yang menumpuk hingga 70% dari tinggi saluran. Sampah tidak mengalir dan membusuk, menimbulkan bau menyengat dan jadi sarang penyakit.

2. BANGUNAN LIAR (BANGLI) DI ATAS TROTOAR

Lebih parah lagi, di sepanjang trotoar Jl. P. Emir M. Noer berjejer bangunan liar semi permanen. Bangunan tersebut tidak hanya merampas hak pejalan kaki, tetapi sengaja menutup bibir drainase dengan cor-coran semen, sehingga petugas tidak bisa melakukan pengerukan dan sampah terjebak permanen di bawah bangunan.

3. WARGA RESAH, ANCAMAN BANJIR DI DEPAN MATA

Warga di sekitar yang tidak mau disebutkan namanya mengaku sangat terganggu.

“Kalau sekarang belum banjir karena masih musim kemarau Pak. Tapi coba lihat tumpukan itu. Nanti kalau musim hujan turun, air tidak ada tempat lari. Pasti masuk rumah kami. Kami sudah lapor ke RT tapi belum ada tindakan,” ungkap salah satu warga kepada tim PWDPI.

Ketua DPC PWDPI Kota Bandar Lampung Khairul Khitam menegaskan, ini adalah bentuk pembiaran dan pelanggaran tata ruang yang nyata.

“Ini bukan sekedar masalah sampah. Ini masalah kejahatan lingkungan dan pelanggaran Perda. Trotoar itu untuk pejalan kaki, drainase untuk air, bukan untuk bangunan liar. Secara kasat mata jelas ada pembiaran. Jika hujan deras turun, Sumur Putri akan jadi kolam. Jangan tunggu banjir baru bertindak,” tegas Khairul Khitam.

Tuntutan Ketua DPC PWDPI Kota Bandar Lampung Khairul Khitam:

1. Meminta Walikota Bandar Lampung memerintahkan Satpol PP untuk segera menertibkan dan membongkar bangunan liar yang berdiri di atas trotoar dan menutup drainase di Jl. P. Emir M. Noer.

2. Meminta Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung untuk melakukan pengerukan total dan normalisasi drainase.

3. Meminta Camat Teluk Betung Selatan dan Lurah Sumur Putri untuk melakukan pendataan, pembinaan warga, dan menegakkan larangan buang sampah ke saluran air.

4. Meminta DPRD Kota Bandar Lampung Komisi III untuk melakukan sidak lapangan sebagai fungsi pengawasan.

PWDPI Kota Bandar Lampung dibawah kepemimpinan Khairul Khitam akan terus mengawal isu ini hingga ada tindakan nyata. (**)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *