Bandar Lampung_ Idul Adha dikenal sebagai Hari Raya Kurban, bukan sekedar momen penuh kebahagian, tapi juga sebuah peringatan akan nilai-nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial.
Pada Idul Adha tahun ini Yayasan Surya Mandiri memaknai Idul Adha sebagai kesempatan untuk mempererat tali silaturahmi, serta menebar manfaat kurban kepada sesama.
Dalam momen Idul Adha 1447 H ini, Yayasan Surya Mandiri kembali mengadakan Kurban bersama, yang mengajak keluarga besar Yayasan baik itu guru, karyawan, serta masyarakat sekitar untuk menyalurkan hewan kurban melalui yayasan. Yayasan sendiri tahun ini membagikan 400 kupon lebih yang dibagikan kepada masyarakat.
Pimpinan yayasan, H. Hulman Ardinata mengatakan, hewan kurban yang disembelih akan dibagikan kepada warga sekitar, guru dan karyawan yayasan. Proses penyembelihan dilakukan secara syariat Islam, dengan memperhatikan aspek kebersihan, kesehatan hewan serta pendistribusian secara merata.”ucapnya.
Hulman menambahkan, Yayasan Surya Mandiri mengucapkan terima kasih kepada seluruh shohibul qurban, serta panitia yang telah berpartisipasi dalam kurban tahun ini. “Amanah yang telah diberikan telah tersalurkan dengan penuh tanggung jawab, dan semoga menjadi amal jariyah yang membawa keberkahan di dunia dan akhirat.”tegas Hulman.
Menurut Hulman, kegiatan kurban bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan juga menjadi bagian dari syiar Islam sekaligus sarana mempererat solidaritas sosial di lingkungan masyarakat.
“Ini bukan sekadar penyembelihan hewan kurban, tetapi bagian dari syiar Islam dan bentuk kebersamaan masyarakat. Dari masyarakat kembali lagi untuk masyarakat,” katanya.
Idul Adha adalah momen istimewa untuk memperkuat nilai keimanan dan kepedulian. Melalui program kurban Yayasan Surya Mandiri terus berkomitmen menjadi jembatan kebaikan untuk umat.
“Semoga semangat berkurban ini tak hanya hidup di hari raya, tetapi mengakar kuat dalam kehidupan sehari-hari.”ujarnya.
Tidak akan sampai kepada Allah daging dan darahnya, tetapi yang sampai kepada-NYA adalah ketakwaan kalian.”Pungkasnya. (Satria Ali Agus)















