Politik

Edison Hadjar Tak Lagi Pimpin Fraksi PAN, Erwansyah Resmi Jadi Ketua

11
×

Edison Hadjar Tak Lagi Pimpin Fraksi PAN, Erwansyah Resmi Jadi Ketua

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BANDAR LAMPUNG – Edison Hadjar resmi tak lagi menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kota Bandar Lampung. Posisinya digantikan Erwansyah, yang sebelumnya menduduki jabatan sebagai Sekretaris Fraksi PAN.

Pergantian tersebut diumumkan menjelang Rapat Paripurna DPRD Kota Bandar Lampung pada Senin, 5 Oktober 2026. Perubahan struktur pimpinan Fraksi PAN ini menjadi sorotan lantaran berlangsung tidak lama setelah Edison Hadjar diterpa persoalan dan isu internal yang sempat mencuat ke publik.

Meski persoalan yang menyeret nama Edison telah diselesaikan secara kekeluargaan dan laporan kepolisian terkait persoalan tersebut telah dicabut pada akhir September 2026, internal PAN Bandar Lampung tetap mengambil langkah organisasi.

DPD PAN Bandar Lampung disebut memberikan sanksi internal sebagai bentuk penegakan disiplin partai. Kegaduhan yang sempat terjadi dinilai berpotensi mengganggu citra dan nama baik organisasi.

Edison Hadjar Dicopot dari Kursi Ketua Fraksi

Pergantian Edison Hadjar dari posisi Ketua Fraksi PAN menjadi bagian dari keputusan internal partai. Dalam struktur baru, Erwansyah yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris kini dipercaya memimpin Fraksi PAN DPRD Kota Bandar Lampung.

Keputusan tersebut tidak serta-merta membuat Edison keluar dari DPRD. Edison masih berstatus sebagai anggota DPRD Kota Bandar Lampung dan tetap menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat.

Dengan demikian, perubahan yang dilakukan PAN hanya menyangkut posisi Edison di dalam struktur pimpinan fraksi, bukan pemberhentian dirinya sebagai anggota DPRD.

Langkah tersebut menjadi perhatian publik karena dilakukan setelah munculnya persoalan internal yang sempat menyeret nama Edison Hadjar.

Persoalan Sempat Berakhir Kekeluargaan

Sebelum pergantian jabatan tersebut, Edison Hadjar sempat menghadapi persoalan pribadi yang kemudian berkembang hingga muncul laporan kepolisian.

Namun, persoalan tersebut akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan pada akhir September 2026. Laporan kepolisian yang berkaitan dengan persoalan tersebut juga telah dicabut.

Meski persoalan personal telah dinyatakan selesai, internal PAN Bandar Lampung tetap mengambil langkah terhadap dampak yang ditimbulkan. Partai menilai kegaduhan yang terjadi perlu disikapi melalui mekanisme organisasi.

Pemberian sanksi internal menjadi salah satu bentuk respons partai untuk menjaga disiplin sekaligus mempertahankan citra organisasi.

PAN Sebut sebagai Penyegaran Organisasi

Selain sebagai bentuk penegakan disiplin, perubahan pimpinan Fraksi PAN juga disebut sebagai bagian dari penyegaran organisasi.

PAN Bandar Lampung melakukan penataan terhadap struktur Fraksi PAN DPRD Kota Bandar Lampung untuk periode 2024–2029. Perubahan tersebut diharapkan dapat memperkuat kinerja fraksi serta menjaga soliditas internal partai.

Dalam konteks DPRD, fraksi menjadi salah satu instrumen penting bagi partai politik dalam menjalankan fungsi representasi dan menyampaikan sikap politik di lembaga legislatif.

Karena itu, perubahan posisi pimpinan fraksi merupakan bagian dari kewenangan organisasi untuk melakukan evaluasi dan penataan internal.

Erwansyah Kini Pimpin Fraksi PAN

Dengan keputusan tersebut, Erwansyah resmi menjadi Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Bandar Lampung. Pengalaman sebelumnya sebagai sekretaris fraksi menjadi bagian dari struktur baru kepemimpinan Fraksi PAN.

Sementara Edison Hadjar tetap menjadi anggota DPRD Kota Bandar Lampung. Ia tidak lagi memiliki jabatan sebagai Ketua Fraksi PAN, tetapi statusnya sebagai anggota legislatif tetap melekat.

Perubahan ini sekaligus menandai babak baru bagi Fraksi PAN DPRD Bandar Lampung di tengah perjalanan periode 2024–2029.

Dilakukan Menjelang Rapat Paripurna

Pergantian pimpinan Fraksi PAN diumumkan menjelang Rapat Paripurna DPRD Kota Bandar Lampung pada Senin, 5 Oktober 2026.

Momentum tersebut membuat perubahan struktur Fraksi PAN menjadi perhatian karena terjadi di tengah sorotan terhadap persoalan yang sebelumnya melibatkan Edison Hadjar.

Kendati demikian, penyelesaian persoalan secara kekeluargaan pada akhir September tidak menghentikan proses evaluasi internal PAN. Partai tetap mengambil keputusan untuk melakukan perubahan kepemimpinan fraksi.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa penyelesaian masalah secara personal dan keputusan organisasi merupakan dua hal yang berbeda. Persoalan pribadi dapat diselesaikan secara kekeluargaan, sementara partai tetap memiliki mekanisme internal untuk memberikan sanksi atau melakukan penataan organisasi.

Dengan ditunjuknya Erwansyah, kepemimpinan Fraksi PAN DPRD Kota Bandar Lampung kini memasuki fase baru. Edison Hadjar tetap menjalankan tugas sebagai anggota DPRD, sedangkan Erwansyah mengemban tanggung jawab sebagai ketua fraksi.

Pergantian ini menjadi salah satu dinamika politik internal PAN Bandar Lampung pada periode DPRD 2024–2029, sekaligus menjadi ujian bagi kepemimpinan baru untuk menjaga soliditas fraksi dan menjalankan fungsi representasi partai di lembaga legislatif. (**)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *