Bandar Lampung–Khatulistiwa1972.com–Sekolah (OSIS) SMP Negeri 2 Bandar Lampung mengadakan kegiatan berbagi infak, sedekah, serta zakat kepada siswa kurang mampu dan masyarakat yang berhak menerima. Kamis (12/3/2026).
Mewakili Kepala SMP Negeri 2 Bandar Lampung Abdul Khanif, M.Pd., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan beserta Humas Yanuar Ahmadi, S.Pd. menyampaikan tali asih yang dilakukan oleh OSIS SMPN 2 bandar Lampung sudah menjadi rutinitas setiap bulan suci ramadhan
Sekolah SMPN 2 bandar Lampung bersama siswa mengumpulkan infak, sedekah, serta zakat untuk kemudian disalurkan kepada pihak yang membutuhkan,
Yanuar Ahmadi berkomentar bantuan tersebut diberikan kepada siswa-siswi yang kurang mampu, petugas kebersihan sekolah, penjaga malam, marbot masjid, masyarakat di sekitar lingkungan sekolah dan sekitarnya “ucapnya.
Kegiatan berbagi kepada sesama memberikan pembelajaran penting bagi para siswa SMPN 2 bandar Lampung untuk memiliki rasa empati dan kepedulian terhadap orang lain yang membutuhkan dan sangat memerlukannya.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajarkan kepada anak-anak agar peduli dan mau berbagi kepada sesama,” ujar Yanuar.
Ia juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dua minggu penggalangan dana, OSIS SMP Negeri 2 Bandar Lampung berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp37 juta. Dana infak dan sedekah tersebut kemudian dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk paket bantuan kebutuhan pokok.
Dalam kegiatan ini, sekolah juga bekerja sama dengan Sahabat Inisiatif Zakat Indonesia dalam proses penyaluran bantuan.”kata Yanuar.
Setiap paket bantuan yang diberikan memiliki nilai sekitar Rp210 ribu. Paket tersebut berisi berbagai kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, kue lebaran, tepung terigu, susu, dan kebutuhan lainnya.
Pada tahap penyaluran kali ini, sebanyak 150 paket bantuan telah didistribusikan kepada para penerima manfaat. Sementara itu, dana zakat akan disalurkan secara khusus kepada pihak yang berhak menerima.”jelasnya.
Yanuar Ahmadi berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari pembelajaran sosial bagi para siswa.
Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat semakin mempererat rasa persaudaraan serta menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan siswa, guru, dan orang tua.
“Harapannya kegiatan ini bisa terus terlaksana dari tahun ke tahun sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat dan juga menjadi pembelajaran bagi anak-anak bahwa mereka adalah bagian dari lingkungan sosial yang harus saling peduli,” pungkasnya. (Nilwan DP)















